Khamis, 10 November 2011

Jika kamu memancing ikan... Setelah ikan itu terlekat di mata kail, hendaklah kamu mengambil ikan itu...



Janganlah sesekali kamu LEPASKAN ia semula ke dalam air begitu saja..
Karena ia akan SAKIT oleh kerana bisanya ketajaman mata kailmu dan
mungkin ia akan MENDERITA selagi ia masih hidup.

Begitulah juga...

Setelah kamu memberi banyak PENGHARAPAN kepada seseorang...
Setelah ia mulai MENYAYANGIMU,
hendaklah kamu MENJAGA hatinya...
Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja...
Kerana dia akan TERLUKA oleh kenangan bersamamu,
dan mungkin TIDAK dapat MELUPAKAN segalanya selagi dia mengingatmu...

Jika kamu menadah air biarlah berpada,
jangan terlalu mengharap pada takungannya dan janganlah menganggap ia
begitu teguh... cukuplah sekadar keperluanmu...
Apabila sekali ia retak... tentu sukar untuk kamu menambalnya semula...
Akhirnya ia dibuang...

Sedangkan jika kamu cuba memperbaikinya,
mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi...
Begitu juga jika kamu memiliki seseorang, TERIMALAH seadanya...
Janganlah kamu terlalu mengaguminya dan
janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa...
Anggaplah dia manusia biasa.
Apabila sekali dia melakukan KESILAPAN,
bukan mudah bagi kamu untuk menerimanya...
Akhirnya kamu KECEWA dan meninggalkannya.

Sedangkan, jika kamu MEMAAFKANNYA boleh jadi hubungan kamu akan TERUS hingga ke akhirnya....

Jika kamu telah memiliki sepinggan nasi,
yang kamu pasti baik untuk dirimu...
Mengenyangkan - Berkhasiat.
Mengapa kamu berlengah, cuba mencari makanan yang lain..??
Terlalu ingin mengejar kelazatan... KELAK.. Nasi itu akan basi dan
kamu tidak boleh memakannya... Lalu kamu akan menyesal.

Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seorang insan,
yang pasti membawa KEBAIKAN kepada dirimu.
MENYAYANGIMU.. MENGASIHIMU...
Mengapa kamu berlengah,
cuba MEMBANDINGKANNYA dengan yang lain..??
Terlalu mengejar kesempurnaan... KELAK.. Kamu akan KEHILANGANNYA
apabila dia menjadi milik orang lain... Lalu kamu juga yang akan MENYESAL...!!

- Artikel iluvislam.com

Teruntuk Calon Makmumku Yg Telah Tertulis Di Lauhul Mahfudz

Alhamdulillaah…..
Segala Puji bagi Allah Tuhan Seru sekalian alam.Tuhan Yang Maha Rahman.Maha Rahim.. Shalawat serta salam senantiasa tercurah untuk kekasih Allah,Muhammad Rasulullah Shallahu 'alaihi wassalam.Allahumma Shalli wa Salim Ala Sayyidina Muhammadin wa Ala aali Sayyidina Muhammadin fi Kulli Lam Hatin wa na Fasinn bi'adadi Kulli Ma'lu Mil Lak.

`*•Yaa Rabbi•*´¯)Ajarilah kami bagaimana memberi sebelum meminta,berfikir sebelum bertindak,santun dalam berbicara,tenang ketika gundah,diam ketika emosi melanda,bersabar dalam setiap ujian.Jadikanlah kami orang yg selembut Abu Bakar Ash-Shiddiq,sebijaksana Umar bin Khattab,sedermawan Utsman bin Affan,sepintar Ali bin Abi Thalib,sesederhana Bilal,setegar Khalid bin Walid radliallahu'anhum
Amiin ya Rabbal'alamin.

Duhai Calon ''Makmum''ku,

Apa kabar engkau disana?
siapapun engkau....
...
Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan kepadamu,
dan semoga kekuatan Iman&Takwa selalu melekat di dalam hatimu,

Calon "makmum"ku….

Aku tau ALLAH menunda waktu kita tuk bersama..
ALLAH hanya memberi jeda tuk kita bisa mempersiapkan segalanya saat tiba kita bersama nanti..

Bersama dalam satu atap dalam satu hati…
Mengertilah calon makmumku..
Aku mencintaimu
Aku membutuhkanmu…
Mungkin aku tak dapat menyampaikan rasa cinta ini kepadamu secara langsung saat ini…
Namun aku prcaya ALLAH akn mencintaimu slalu dalam setiap rinai waktu yang kau jalani….

Duhai Calon ''Makmum''ku,

Jika memang kita berjodoh,Allah pasti akan memberikan cinta di dalam hati kita,di dalam hatiku dan di dalam hatimu,
& jika memang kita tidak berjodoh,Allah pasti sedang merencanakan yg terbaik untuk kita,
karena hati ini begitu mudah untuk dibolak-balikkan,

ku serahkan rasa yg tiada sanggup dijadikan halal itu kepada Maha Yang Maha Memberi dan Memilikinya,
biarkan Dia yang mengatur semuanya hingga keindahan itu datang pada waktunya,
karena ku ingin menjaga cintaku hanya untuk yang halal,

Calon "makmum"ku…

Aku tak menuntut banyak darimu…
Aku tak memaksamu tuk membalas cintku skrg..
Semua itu kuyakin akan tumbuh perlahan dalam hati tulusmu…
Akan mekar layaknya bunga namun tetap terjaga,
dan takkan layu oleh panas matahari maupun oleh hujan yang setiap saat menerpa….

Calon "makmum"ku….

Mungkin kau tak mencintaiku dengan hatimu saat ini..
Tapi janganlah kau pudarkan cintamu pada-NYA yang begitu mencintaimu..
Yang memberikan nafas kehidupan,
yang memberikan sempat padam tuk dapat berkarya yang menjadikan itu ibadahmu….

Calon "makmum"ku….

Aku terus menanti saat itu…
Terus menanti saat kita bersanding dan mengucap janji suci walimatul’ursy..
Janji suci yang lekat dengan tanggung jawab kepada ALLAH SWT..
Saat kau merangkulku erat…
Menuntunku menuju amanah ALLAH tuk mendampingmu…
Menuntunku tuk selalu mencari surgaku melalui dirimu…

Calon "makmum"ku…..

Hati ini akan selalu untukmu…
Akan selalu kujaga untukmu..
Kumohon jangan kau nodai ketulusan ini dengan sesuatu yang bisa kau buat sebagai alasan…
Jangan kau hakimi hatiku dengan perasaan yang tak pasti….

Calon "makmum"ku…..

Mungkin saat kau baca ini, hatimu tak terketuk sama sekali…
Mungkin kau menganggapku berlebihan dengan apa yang kurasakan…
Sekali lagi maafkan aku calon makmumku…
Ini hanya ungkapan hati yang aku miliki saat ini..
Karena aku tak dapat berbicara langsung denganmu..

Bagaimanapun itu,Aku hanya berharap…
ALLAH senantiasa melindungmu..
Senantiasa memelukmu..
memudahkan langkahmu..
Dan ALLAH akan membawamu padaku,
saat kau telah siap menerimaku dengan apa adanya aku…
Semoga ALLAH membuka jalan kemudahan itu calon makmumku..

Jaga diri baik-baik calon Makmumku..
Aku merindukanmu…
Akan kujaga baik" hati dan diriku, hingga takdir mempertemukan kita kelak..

Jadilah " BINTANG" halal buatku

"aku belum tentu menikahi dengan orang yang aku cintai,tapi aku akan mencintai siapapun yang menikah denganku karena dia adalah kekasih dunia akhirat"

Ya Allah......
Bila Hamba menjadi pasangan seseorang
Izinkanlah diri hamba menjadi pelindung baginya
izinkanlah wajah hamba menjadi kesenangan baginya
izinkanlah mata hamba menjadi keteduhan baginya
izinkanlah pundak hamba menjadi tempat melepas keresahan baginya
izinkanlah setiap perkataan hamba menjadi kesejukan baginya

Ya Allah......
Izinkanlah setiap pelukan menjadi jalan untuk lebih mendekat kepadaMu
izinkanlah setiap sentuhan menjadi perekat cinta kepadaMu
izinkanlah setiap pertemuan menjadikan kami bersyukur
 
kepadaMu

Aamiin Ya Rabbal 'Alamin...

Bunga-bunga cinta indah bersemi
diantara harap pinta padaNya
Ya Allah tautkanlah cinta di hati
berpadu indah dalam mihrab cinta

SEMOGA BERMANFAAT

Hak cipta adalah milik Allah SWT semata. Hak kita sebagai manusia adalah be
rlomba- lomba menyebarluaskan kata-kata kebaikan kepada seluruh umat manusia.

Sungguh bahagia insan yang telah menemukan cinta sejatinya.. ibarat tasbih & benang pengikatnya.. terajut menjadi satu untaian yang selalu disentuh satu demi satu oleh insan mulia yang bibirnya basah akan cinta kepada Rabb-Nya

Barakallaahu fiykum wa jazzakumullah khoir

Sebelum Engkau Halal Bagiku

SALAM SANTUN UKHUWAH

Semoga apa yang telah disampaikan ini ada manfaatnya,

Bila ada salah lisan tak bermakna mohon dimaafkan y
ang benar itu pasti datangnya dari Allah S.W.T
dan yang salah itu datangnya dari kelemahan diri ana pula.

Wallahù'alam bíshawab Wabíllahí taùfík walhídayah,


Tiada ulasan:

Catat Ulasan